![]() |
| PERSIAPAN: Karyawan SPPG menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbuka bagi seluruh masyarakat yang sehat, siap bekerja, dan memiliki semangat berkontribusi dalam mendukung pemenuhan gizi nasional.
Menurut Dadan, tidak ada batas usia maksimal bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan dalam program tersebut, selama masih dalam kondisi sehat dan mampu menjalankan tugas di lapangan.
“Tidak ada batas usia maksimum selama relawan dalam kondisi sehat dan mampu bekerja,” kata Dadan di Jakarta, dikutip Minggu (10/5/2026).
Dadan menjelaskan, program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal di berbagai daerah.
Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi tersebut.
Ia menyebut, relawan memiliki peran penting dalam membantu operasional di lapangan, mulai dari mendukung distribusi makanan bergizi, membantu pelayanan, hingga memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Semangatnya adalah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program MBG,” ujarnya.
Meski tidak membatasi usia maksimal, BGN tetap menetapkan syarat usia minimal bagi calon relawan.
“Untuk menjadi relawan, syarat usia minimal tetap 18 tahun,” kata Dadan.
Menurutnya, ketentuan tersebut diterapkan sebagai bentuk perhatian terhadap kesiapan relawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama bertugas di lapangan.
Dadan menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam program MBG bukan hanya bentuk dukungan terhadap program pemerintah, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
BGN, lanjut dia, terus mendorong terciptanya ekosistem pelaksanaan program yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Dengan dukungan relawan dari berbagai latar belakang, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Program MBG sendiri menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat pemenuhan gizi nasional sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sumber: Viva.co.id
