![]() |
| KONFERENSI PERS: Shin Tae Yong (tengah) saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta di Jakarta International Stadium - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA – Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae Yong sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim kompetisi mendatang. Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut diumumkan dalam acara yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026).
Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu menandai dimulainya era baru Macan Kemayoran setelah berakhirnya kerja sama dengan Mauricio Souza.
Dalam kesempatan tersebut, Shin mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran Persija. Menurutnya, keseriusan manajemen menjadi faktor utama yang membuatnya mantap berlabuh ke klub ibu kota.
“Persija adalah tim terbaik di Indonesia. Memang banyak tim bagus di Indonesia, tetapi pertemuan yang serius itu cuma dengan Persija,” kata Shin saat konferensi pers.
Ia menilai Persija memiliki reputasi sebagai salah satu klub besar di Indonesia. Selain Persija, Shin juga menyebut sejumlah tim kuat lainnya seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Bali United.
Meski sudah cukup lama berkecimpung di sepak bola Indonesia, Shin mengaku masih memiliki motivasi besar untuk menghadapi tantangan baru. Kesempatan melatih di kompetisi Super League menjadi salah satu alasan yang mendorongnya menerima pinangan Persija.
“Persija adalah tim terbaik di Indonesia, dan memang ada meeting dengan mereka. Mereka yang serius, dan saya juga mau menantang diri di Super League,” ujarnya.
Pengalaman Shin di Indonesia dinilai menjadi modal penting bagi Persija. Selama menangani Timnas Indonesia pada periode 2019 hingga 2024, ia berperan dalam mengembangkan sejumlah pemain yang kini menjadi tulang punggung klub maupun tim nasional.
Beberapa pemain Persija juga pernah bekerja sama dengannya di tim nasional, termasuk Rizky Ridho yang berkembang di bawah arahannya sejak level usia muda.
Sementara itu, Direktur Persija Mohamad Prapanca menjelaskan bahwa penunjukan Shin merupakan bagian dari program jangka panjang klub. Karena itu, kedua belah pihak sepakat menjalin kerja sama selama tiga tahun.
“Durasi kontrak tiga tahun, alasannya ya kami berproses. Jadi, tentunya Coach Shin juga perlu terlibat dalam infrastruktur Persija, terutama dalam pengembangan pemain muda. Semua kami akselerasi selama tiga tahun ke depan,” ujar Prapanca.
Selain memburu prestasi di level kompetisi, Persija juga berharap Shin dapat berkontribusi dalam penguatan sistem pembinaan pemain muda sebagai fondasi klub untuk jangka panjang.
Sumber: Idntimes.com
