Wabup HSS Dorong Generasi Muda Teladani Tumenggung Antaluddin dan Datu Durabu

BICARA: Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan membuka seminar sejarah kepahlawanan Tumenggung Antaluddin dan Datu Durabu di Kandangan - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Seminar Sejarah Rekognisi serta Internalisasi Kepahlawanan Tumenggung Antaluddin dan Datu Durabu sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter generasi muda melalui pemahaman sejarah lokal.

Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Hotel Qianna Inn Kandangan, secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati HSS H. Suriani, S.Sos., M.AP., yang hadir mewakili Bupati HSS.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang merupakan keturunan langsung tokoh sejarah daerah, yakni Fachruddin K., S.Sos., juriat Tumenggung Antaluddin, serta Muhammad Iqbal Albaqir, juriat Datu Durabu. Keduanya berbagi perspektif mengenai perjalanan perjuangan dan nilai-nilai keteladanan yang diwariskan para tokoh tersebut.

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten HSS menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSS, khususnya Bidang Kebudayaan, yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, seminar sejarah memiliki peran penting dalam memperkuat literasi sejarah lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda.

“Sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber pembelajaran yang memberikan arah bagi kehidupan kita hari ini dan masa depan. Melalui sejarah, kita memahami identitas, mengenal jati diri daerah, serta memetik nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan, dikutip Minggu (14/6/2026).

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki warisan sejarah yang bernilai tinggi, termasuk perjuangan dan keteladanan Tumenggung Antaluddin serta Datu Durabu. Nilai-nilai seperti keberanian, integritas, pengabdian, semangat juang, dan kecintaan kepada masyarakat dinilai relevan untuk terus diwariskan kepada generasi penerus.

Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, pemerintah daerah menilai tantangan pembentukan karakter generasi muda juga semakin kompleks. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga penguatan karakter, tanggung jawab, kepedulian sosial, semangat kebangsaan, serta kecintaan terhadap budaya dan daerah.

Pemerintah Kabupaten HSS berharap seminar tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman sejarah lokal sekaligus melahirkan gagasan konstruktif bagi pembangunan daerah.

“Semoga seminar ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang besar, serta melahirkan pemikiran dan gagasan konstruktif yang dapat mendukung kemajuan daerah dan pembangunan karakter generasi muda Hulu Sungai Selatan,” tutupnya.

Penulis: Farid

Lebih baru Lebih lama