![]() |
| HANGUS: Penampakan sisa amukan api yang menghanguskan lima rumah warga rusak berat di Desa Pingaran Ilir - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Kebakaran di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Selasa (30/6/2026) siang, mengakibatkan lima rumah rusak berat dan berdampak pada 25 warga dari sembilan kepala keluarga.
Pemerintah Kabupaten Banjar langsung mengerahkan BPBD dan DinsosP3AP2KB untuk melakukan pendataan, asesmen, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, bersama jajarannya turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan, koordinasi, dan asesmen awal terhadap dampak kebakaran tersebut.
Di waktu yang sama, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB) Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, beserta jajaran juga hadir guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera dipenuhi.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Banjar, api diduga bermula dari salah satu rumah warga sebelum kemudian membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Beruntung, relawan pemadam kebakaran bersama masyarakat bergerak cepat sehingga kobaran api berhasil dilokalisasi dan tidak meluas ke kawasan permukiman lainnya. Upaya tersebut juga menyelamatkan Musholla Raudhatus Sholihin serta sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.
Data sementara menunjukkan lima unit rumah mengalami rusak berat, sedangkan satu unit rumah lainnya rusak ringan. Total warga terdampak mencapai 25 jiwa yang berasal dari sembilan kepala keluarga.
“Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka-luka. Berdasarkan informasi awal dari aparat Desa Pingaran Ilir, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik,” ujar Wasis.
Di lokasi kejadian, BPBD bersama aparat desa, relawan pemadam kebakaran, dan unsur terkait melakukan koordinasi untuk mempercepat pendataan serta penanganan warga terdampak.
Sementara itu, DinsosP3AP2KB melaksanakan asesmen kebutuhan sosial sebagai dasar penyaluran bantuan kepada para korban sesuai hasil identifikasi di lapangan.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini kondisi di lokasi telah kembali kondusif setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.
Pemkab Banjar memastikan penanganan terhadap warga terdampak akan terus dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas perangkat daerah agar bantuan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sumber: RSB Banjar
