![]() |
| RAMAI: Ratusan pasangan peserta Couple Run memadati area lari - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Couple Run perdana di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Jumlah peserta yang mendaftar bahkan melampaui target panitia, dengan kehadiran pasangan tidak hanya dari Banjarbaru, tetapi juga dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga luar provinsi.
Kegiatan tersebut digelar sebagai kampanye membangun keluarga yang harmonis di tengah perhatian terhadap persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pergaulan, pernikahan dini, hingga tingginya angka perceraian.
Ketua Panitia, Iptu Rahmani (Ijonk), mengatakan antusiasme masyarakat jauh melampaui perkiraan panitia. Semula penyelenggara hanya menargetkan maksimal 500 peserta atau 250 pasangan, namun jumlah pendaftar ternyata melebihi target tersebut.
"Alhamdulillah, pertama kali ini antusiasmenya cukup luar biasa di luar ekspektasi kami. Awalnya kami mengadakan kegiatan ini dengan target maksimal 500 peserta atau 250 pasangan, namun ternyata jumlahnya jauh melebihi itu," ujar Iptu Rahmani.
Menurutnya, Couple Run tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga dirancang sebagai media untuk memperkuat hubungan antar pasangan sekaligus mengajak masyarakat membangun keluarga yang lebih harmonis.
Ia menjelaskan, gagasan penyelenggaraan kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial yang masih terjadi di masyarakat, terutama kasus kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan dalam pergaulan.
"Tujuan utama diadakannya Couple Run ini adalah untuk menyikapi maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan dalam pergaulan, baik bagi pasangan muda maupun yang sudah berkeluarga. Kami ingin meningkatkan harmonisasi antar pasangan agar tercipta kebahagiaan dan ketenangan keluarga," katanya.
Rahmani juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna khusus bagi dirinya dan sang istri karena sekaligus menjadi momen peringatan ulang tahun pernikahan mereka yang kelima.
"Selain itu, latar belakang penyelenggaraan ini juga karena istri saya menjadi motivasi utama, sekaligus kami merayakan ulang tahun pernikahan kami yang ke-5 tahun. Kami berharap acara ini tidak hanya berjalan sekali, tapi bisa berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Iptu Arini, yang juga menjadi bagian dari penyelenggara, berharap Couple Run mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun ketahanan keluarga.
Menurutnya, Kalimantan Selatan masih menghadapi persoalan pernikahan usia dini dan perceraian yang perlu menjadi perhatian bersama.
"Khususnya di Kalimantan Selatan masih banyak kasus pernikahan dini dan perceraian dini. Kami berharap dengan adanya acara seperti ini, dapat membantu mengurangi angka tersebut, serta mengurangi kasus kekerasan dalam rumah tangga di tengah masyarakat," ungkapnya.
Selain rangkaian kegiatan pembinaan keluarga dan keagamaan, penyelenggara juga menggelar Bahagia Run pada malam hari. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, termasuk Ram Event.
Melalui penyelenggaraan perdana yang mendapat sambutan luas dari masyarakat, panitia berharap Couple Run dapat menjadi agenda berkelanjutan sebagai ruang kebersamaan bagi pasangan sekaligus memperkuat nilai-nilai keharmonisan keluarga.
Penulis: M Faidurrahman
