Profil Liam Oetoehganal, Gelandang Berdarah Banjar yang Dilirik Timnas Indonesia

SOSOK: Gelandang muda berdarah Banjar, Liam Otmar Irvan Oetoehganal, yang kini memperkuat Sparta Rotterdam di Liga Belanda - Foto Dok Instagram Liam Oetoehganal

HABARMERDEKA.COM, JAKARTA - Nama Liam Otmar Irvan Oetoehganal tengah menjadi perhatian pecinta sepak bola Indonesia. Gelandang muda berdarah Banjar itu dikabarkan masuk radar pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, setelah menunjukkan perkembangan kariernya di kompetisi Eropa.

Pemain berusia 22 tahun tersebut memiliki ikatan dengan Kalimantan Selatan melalui garis keturunan ayahnya. Nenek Liam berasal dari Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, sehingga namanya turut menjadi kebanggaan masyarakat Banua.

Berkarier di Kompetisi Belanda

Liam saat ini memperkuat Sparta Rotterdam, klub peserta Eredivisie Belanda, dengan kontrak hingga 2027.

Sebelum bergabung dengan Sparta Rotterdam, ia menimba pengalaman bersama sejumlah klub dan akademi ternama di Eropa, mulai dari Feyenoord Youth, Excelsior Rotterdam U-21, hingga Beerschot U-23 di Belgia.

Perjalanan tersebut menjadi modal penting bagi Liam untuk terus berkembang sebagai pemain muda yang mampu bersaing di level kompetitif sepak bola Eropa.

Gelandang Serbabisa

Lahir di Nijmegen, Belanda, 4 Mei 2004, Liam memiliki postur 179 sentimeter dengan posisi utama sebagai gelandang tengah.

Namun, kemampuannya tidak hanya terbatas di sektor tersebut. Ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan, bek kanan, maupun bek kiri.

Fleksibilitas itu membuat Liam dikenal sebagai pemain dengan kemampuan adaptasi tinggi, didukung visi bermain, stamina, serta pemahaman taktik yang baik.

Memiliki Akar Keturunan Banjar

Selain kiprahnya di lapangan hijau, Liam juga menarik perhatian karena memiliki akar keturunan dari Kalimantan Selatan.

Nenek dari pihak ayah berasal dari Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, sedangkan ibunya memiliki darah Jawa dan Suriname.

Nama keluarga Oetoehganal pun memiliki kedekatan dengan budaya Banjar. Dalam ejaan lama, Oetoeh dibaca Utuh, sedangkan Ganal dalam Bahasa Banjar berarti besar.

Berpeluang Memperkuat Timnas Indonesia

Kabar masuknya Liam dalam radar Timnas Indonesia membuka harapan baru bagi sepak bola nasional.

Di usianya yang masih muda, ia dinilai memiliki potensi untuk memperkuat lini tengah skuad Garuda berkat pengalaman bermain di Eropa serta kemampuannya mengisi beberapa posisi sekaligus.

Apabila proses tersebut berlanjut, Liam berpeluang menjadi salah satu pemain berdarah Banjar yang mengenakan seragam Timnas Indonesia di level internasional.

Penulis: Tim Redaksi 

Lebih baru Lebih lama