![]() |
| BICARA: Suasana konferensi pers PT RANS Entertainment Indonesia Tbk terkait isu pencucian uang - Foto Dok Antara |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) membantah isu dugaan pencucian uang yang beredar di media sosial menjelang penawaran umum perdana saham (IPO) dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menegaskan seluruh proses IPO telah berjalan sesuai ketentuan regulator.
Di sisi lain, Founder RANS Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam kini menjadi salah satu pemegang saham RANS dengan kepemilikan di atas satu persen.
Komisaris Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan tudingan yang mengaitkan RANS dengan praktik pencucian uang tidak memiliki dasar.
Menurutnya, peningkatan valuasi perusahaan terjadi karena pertumbuhan bisnis serta investasi sebesar Rp248 miliar yang dikucurkan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) pada 2021.
"Saat EMTK berinvestasi, valuasi RANS sudah berada di kisaran Rp1,3 triliun. Kenaikan valuasi hingga sekitar Rp2 triliun saat ini merupakan perkembangan yang wajar dan mencerminkan pertumbuhan bisnis," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (10/7/2026).
Cyril menjelaskan, proses IPO menjadi momentum bagi RANS untuk menunjukkan kondisi perusahaan secara terbuka kepada publik. Seluruh tahapan, katanya, telah mengikuti ketentuan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ia menambahkan, RANS juga telah memenuhi ketentuan mengenai keterbukaan informasi pemegang saham yang memiliki kepemilikan di atas satu persen serta syarat minimum free float sebesar 15 persen.
Dalam aksi korporasi tersebut, RANS melepas sebanyak 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Menurut Cyril, pemenuhan seluruh persyaratan tersebut menunjukkan komitmen perseroan terhadap prinsip transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.
Pada kesempatan yang sama, Founder RANS Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa Haji Isam telah bergabung sebagai salah satu investor dengan kepemilikan saham di atas satu persen.
Raffi menilai kehadiran Haji Isam menjadi nilai tambah bagi perseroan karena memiliki pengalaman panjang di dunia usaha dan pasar modal.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Kehadiran Haji Isam bersama pengusaha dan investor lainnya yang memberikan kepercayaan kepada kami, menunjukkan bahwa RANS benar-benar serius dalam membangun perusahaan. Terima kasih," ujar Raffi.
Ia juga menyebut masuknya Haji Isam bersama sejumlah investor lain menjadi sinyal positif yang diyakini dapat memperkuat kredibilitas RANS di mata pelaku pasar.
Sebagai informasi, saham RANS ditawarkan melalui IPO dengan harga Rp170 per lembar saham. Berdasarkan paparan perseroan, aksi korporasi tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan regulator pasar modal.
Sumber: IDNfinancials
