![]() |
| EDUKASI: Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM mengajak pelajar SDN 2 Guntung Paikat memilah sampah dari rumah - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Kelurahan Guntung Paikat mengedukasi siswa SDN 2 Guntung Paikat mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Wali Kota Banjarbaru Nomor 001 Tahun 2026 tentang Percepatan Pengelolaan Sampah Melalui Gerakan Pilah Sampah dari Sumbernya di Kota Banjarbaru.
Para siswa diperkenalkan cara memilah sampah organik dan anorganik serta pemanfaatan Lodong Sisa Dapur (LOSIDA) sebagai metode sederhana mengolah sampah organik menjadi penyubur tanah. Materi disampaikan menggunakan media edukasi dan alat peraga hasil karya mahasiswa agar lebih mudah dipahami.
Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, mengatakan kolaborasi pemerintah, sekolah, dan mahasiswa menjadi langkah awal membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.
"Langkah kecil yang dimulai dari rumah dan sekolah akan menjadi kontribusi besar dalam mewujudkan Banjarbaru yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM, Muhammad Husin, menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup yang berfokus pada pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
"Program pemerintah sekarang adalah pengurangan sampah dari sumbernya. Artinya harus menyasar rumah tangga karena sebagian besar sampah di Banjarbaru berasal dari rumah tangga, terutama sampah organik," katanya.
Menurut Husin, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan edukasi di sekolah, tetapi juga melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah agar masyarakat mulai membiasakan pemilahan sampah.
Ia menambahkan, apabila volume sampah organik dari rumah tangga dapat dikurangi, beban tempat pemrosesan akhir (TPA) juga akan ikut menurun sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efektif.
Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak usia dini sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab demi mendukung Banjarbaru yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis: M Faidurrahman

