Bangun Banua Genjot Pendapatan Rp9,1 Miliar, Afrizaldi: Kami Jawab dengan Kinerja

SOSOK: Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, saat menjelaskan capian Perusda yang dipimpinnya kepada awak media - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - PT Bangun Banua Kalimantan Selatan mengklaim berhasil membalikkan kepercayaan publik melalui peningkatan kinerja perusahaan. Dalam satu tahun terakhir, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan itu mencatat lonjakan pendapatan hingga hampir dua kali lipat.

Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, mengungkapkan pendapatan perusahaan meningkat dari sekitar Rp5 miliar menjadi Rp9,1 miliar sepanjang masa kepemimpinannya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan fokus pada pembenahan tata kelola dan pengembangan bisnis, sekaligus menjawab berbagai keraguan yang sempat muncul saat dirinya dipercaya memimpin perusahaan.

"Di awal saya diangkat menjadi Direktur, tentu banyak pertanyaan publik terkait isu KKN atau kedekatan saya dengan Gubernur. Ini menjadi tantangan bagi saya untuk membuktikan bahwa saya masuk ke PT Bangun Banua ini ingin bekerja secara profesional. Terlepas nanti berhasil atau tidaknya, itu dijawab lewat kontribusi pendapatan yang sudah kami salurkan ke provinsi," ujar Afrizaldi dalam Dialog Terbuka bersama jurnalis di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).

 

Afrizaldi menegaskan peningkatan pendapatan tersebut tidak lepas dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang lebih transparan dan profesional.

Ia mengatakan seluruh aktivitas bisnis, termasuk sistem keuangan perusahaan, kini dibuka secara lebih transparan sebagai bentuk komitmen membangun kepercayaan publik maupun investor.

"Kami membuka saluran keuangan dan sistem bisnis perusahaan kepada publik. Transparansi menjadi modal penting agar investor dan mitra usaha memiliki keyakinan untuk bekerja sama dengan Bangun Banua," katanya.

Selain meningkatkan pendapatan daerah melalui dividen kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, PT Bangun Banua juga mengoptimalkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).

Salah satu program yang telah dijalankan ialah penyaluran bantuan armada roda tiga (Tosa) untuk mendukung pengangkutan sampah saat Kota Banjarmasin menghadapi kondisi darurat akibat penutupan tempat pemrosesan akhir (TPA).

Menurut Afrizaldi, program sosial perusahaan akan terus diselaraskan dengan kebutuhan pemerintah daerah sehingga manfaat keberadaan BUMD dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia berharap sinergi bersama media massa juga terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun keterbukaan informasi.

"Bangun Banua ingin menjadi perusahaan daerah yang terbuka. Kami ingin masyarakat mengetahui apa yang kami kerjakan dan bagaimana perusahaan ini berkembang," pungkasnya.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama