![]() |
| NAIK: Ilustrasi pedangan cabai yang mengalami kenaikan harga di pasar tradisional - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA – Kenaikan harga bahan pangan mulai terasa di berbagai daerah menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sejumlah komoditas utama tercatat mengalami lonjakan cukup tajam, terutama cabai, bawang, hingga daging.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia pada Senin (25/5/2026), cabai merah besar menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan.
Harga cabai merah besar tercatat melonjak 65,31 persen dan kini berada di level Rp91.250 per kilogram. Sementara cabai merah keriting ikut naik 24,34 persen menjadi Rp65.650 per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai rawit justru mengalami penurunan. Cabai rawit hijau turun 35,03 persen menjadi Rp34.490 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah turun 7,67 persen menjadi Rp66.250 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas bumbu dapur lainnya. Harga bawang merah naik 43,47 persen menjadi Rp68.150 per kilogram. Adapun bawang putih tercatat meningkat 32,6 persen menjadi Rp51.250 per kilogram.
Untuk komoditas beras, sebagian besar jenis mengalami kenaikan meski tidak setinggi cabai dan bawang. Beras kualitas bawah I naik menjadi Rp14.950 per kilogram, sementara kualitas bawah II mencapai Rp16.000 per kilogram.
Harga beras medium I tercatat naik menjadi Rp16.500 per kilogram, sedangkan medium II relatif stabil di angka Rp16.000 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I mengalami kenaikan 10,34 persen menjadi Rp19.200 per kilogram. Beras super II naik menjadi Rp17.650 per kilogram.
Lonjakan harga juga terlihat pada produk protein hewani. Daging ayam ras segar naik 35,83 persen menjadi Rp52.500 per kilogram.
Sedangkan harga daging sapi kualitas I kini mencapai Rp170.000 per kilogram atau naik 14,9 persen. Untuk daging sapi kualitas II meningkat 18,41 persen menjadi Rp165.000 per kilogram.
Komoditas gula pasir juga mengalami kenaikan. Gula premium tercatat naik 23,27 persen menjadi Rp24.900 per kilogram, sementara gula lokal berada di level Rp19.750 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, minyak goreng curah justru sedikit turun menjadi Rp20.400 per liter. Namun minyak goreng kemasan mengalami kenaikan, baik untuk merek premium maupun menengah.
Minyak goreng kemasan bermerek I tercatat naik menjadi Rp27.900 per liter, sedangkan kemasan bermerek II mencapai Rp24.600 per liter.
Sementara itu, harga telur ayam ras segar juga ikut melonjak. Berdasarkan data PIHPS, harga telur kini menyentuh Rp40.000 per kilogram atau naik 30,72 persen.
Kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan biasanya dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat serta distribusi pasokan di sejumlah daerah.
Sumber: Inews.id
