![]() |
| SOSOK: Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini berlangsung dengan suasana berbeda di kalangan pimpinan negara. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan Salat Id di lokasi terpisah karena agenda kenegaraan yang berlangsung bersamaan.
Presiden Prabowo diketahui tengah berada di Paris, Prancis, untuk menjalani kunjungan kerja luar negeri. Di saat umat Muslim di Indonesia merayakan Idul Adha, kepala negara akan menyesuaikan pelaksanaan ibadah di negara tersebut.
Kepastian itu disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Ia menjelaskan Prabowo telah berangkat ke Prancis sejak Senin malam untuk menjalankan sejumlah agenda resmi pemerintah.
Menurut Juri, agenda Presiden di luar negeri masih berlangsung hingga mendekati hari raya sehingga pelaksanaan Salat Id dilakukan menyesuaikan kondisi di Paris.
“Bapak Presiden semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, yakni ke Prancis,” ujar Juri.
Ia menambahkan, Presiden kemungkinan akan mengikuti Salat Idul Adha di lingkungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris atau lokasi lain yang disiapkan selama kunjungan berlangsung.
Meski berada di luar negeri, agenda kenegaraan Presiden tetap berjalan normal. Pemerintah memastikan komunikasi dan koordinasi dengan jajaran kabinet tetap dilakukan selama kunjungan kerja tersebut.
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaksanakan Salat Idul Adha bersama masyarakat dan para pejabat negara di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Untuk pelaksanaan tahun ini, Ahmad Anshoruddin Ibrahim ditunjuk sebagai imam Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Sementara khutbah Idul Adha akan disampaikan oleh Prof Hamdan Juhannis.
Momentum Idul Adha kali ini sekaligus menunjukkan pembagian agenda kenegaraan antara Presiden dan Wakil Presiden di tengah aktivitas pemerintahan yang tetap berjalan. Di satu sisi, Presiden menjalankan misi diplomasi luar negeri, sedangkan Wakil Presiden hadir bersama masyarakat dalam pelaksanaan ibadah nasional di Jakarta.
Kondisi tersebut bukan pertama kali terjadi dalam pemerintahan Indonesia. Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, agenda internasional dan tugas pemerintahan membuat kepala negara harus menjalankan ibadah hari besar keagamaan di luar negeri.
Meski demikian, seluruh rangkaian perayaan Idul Adha tetap berlangsung khidmat dan berjalan sesuai jadwal di berbagai daerah Indonesia.
Sumber: Liputan6.com
