Siswi MA Hidayatullah Martapura Lolos Paskibraka Nasional 2026

Siti Nur Adlina, siswi MA Hidayatullah Martapura yang lolos Paskibraka Nasional 2026 mewakili Kalimantan Selatan
SOSOK: Siti Nur Adlina, siswi MA Hidayatullah Martapura, Kabupaten Banjar, terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026 - Foto Dok Istimewa 

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Kabupaten Banjar kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional setelah Siti Nur Adlina, siswi MA Hidayatullah Martapura, terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2026. Ia akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka.

Keberhasilan tersebut diraih setelah Adel, sapaan akrabnya, melalui rangkaian seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional dengan berbagai tahapan yang ketat.

Pengalaman mengikuti proses seleksi itu dibagikan Adel saat menjadi narasumber dalam talkshow di Radio Suara Banjar, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, seleksi diawali dengan pemeriksaan administrasi sebelum peserta mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Tahapan berikutnya meliputi pemeriksaan kesehatan dengan sistem gugur, seleksi parade, kesamaptaan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) 12 dasar, tes minat dan bakat, serta wawancara.

“Dari seleksi tersebut ada 10 orang yang mewakili Kabupaten Banjar ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kami mengikuti seleksi dan pelatihan selama empat hari tiga malam. Alhamdulillah saya lolos dan melanjutkan ke seleksi tingkat nasional. Saya sangat tidak menyangka bisa terpilih menjadi salah satu perwakilan Kalimantan Selatan untuk bertugas pada momen Paskibraka di Istana Merdeka,” ujar Adel.

Di lingkungan sekolah, Adel aktif mengikuti sejumlah kegiatan ekstrakurikuler, seperti Rudath, Maulid, Pramuka, dan Paskib. Ia mengatakan sebagian besar aktivitas tersebut dipilih berdasarkan minat pribadi, sementara Pramuka menjadi kegiatan wajib di sekolah.

Menurut Adel, wawasan kebangsaan menjadi bekal utama bagi setiap calon anggota Paskibraka. Materi tersebut bahkan menjadi salah satu penilaian penting dalam tahapan seleksi.

“Wawasan kebangsaan sangat penting bagi anggota Paskibraka. Dalam seleksi kabupaten, tes wawasan kebangsaan menggunakan sistem gugur. Jika nilainya tidak memenuhi standar yang ditetapkan, peserta tidak dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya,” ungkapnya.

Adel juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Saat audiensi dengan Bupati Banjar H Saidi Mansyur, ia menerima apresiasi atas keberhasilannya menjadi wakil Kalimantan Selatan di tingkat nasional.

Dalam waktu dekat, Adel akan menjalani pemusatan pelatihan nasional di Cibubur selama 40 hari. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan.

“Saya sudah siap mengikuti pemusatan pelatihan karena mendapat dukungan penuh dari orang tua, sekolah dan Kesbangpol Kabupaten Banjar yang terus mendampingi dalam setiap agenda sebagai anggota Paskibraka Tingkat Nasional. Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan,” katanya.

Menutup perbincangan, Adel mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif serta bermanfaat bagi masa depan.

Sumber: RSB Banjar 

Lebih baru Lebih lama