Masjid Raya Rp121 Miliar Akan Diresmikan Saat Harjad Kalsel ke-76

Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang akan diresmikan pada Harjad Kalsel ke-76
BAGUNAN: Penampakan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dijadwalkan diresmikan pada puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) Kalsel ke-76, 14 Agustus 2026. Peresmian tersebut menjadi bagian dari konsep baru perayaan hari jadi yang disiapkan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pusat kegiatan Harjad Kalsel tahun depan akan dipindahkan ke kompleks masjid yang berada di Jalan Dharma Praja, Banjarbaru.

Keputusan tersebut disampaikan Gubernur Muhidin saat memimpin rapat koordinasi bersama kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel di Banjarmasin.

Selain seremoni peresmian masjid, rangkaian kegiatan juga akan melibatkan unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta tamu undangan yang nantinya melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid tersebut.

Muhidin juga menginstruksikan agar pejabat tidak perlu menyiapkan pakaian baru untuk menghadiri peringatan hari jadi provinsi. Menurutnya, pakaian yang digunakan pada perayaan tahun sebelumnya masih dapat dipakai dengan tambahan peci dan sarung.

"Perayaan Harjad nanti juga akan kami undang mantan gubernur dan wakil gubernur yang masih bisa hadir," ujar Muhidin.

Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari merupakan salah satu proyek strategis Pemprov Kalsel yang dibangun secara multiyears. Pembangunannya diawali dengan peletakan batu pertama pada 7 Desember 2022.

Total anggaran pembangunan masjid mencapai sekitar Rp121 miliar. Bangunan utamanya memiliki luas sekitar 4.000 hingga 4.650 meter persegi dan mampu menampung sekitar 3.000 jemaah.

Masjid ini mengadopsi arsitektur khas Banjar dengan ciri bubungan tinggi yang menjadi identitas budaya daerah. Kawasannya juga dilengkapi taman dan embung sebagai fasilitas penunjang.

Dalam rapat yang sama, Muhidin meminta seluruh SKPD mendokumentasikan capaian program dan kegiatan sejak awal tahun. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki data yang siap digunakan saat diminta memaparkan kinerja di tingkat nasional.

"Kalau sudah ada, kita tidak gelabakan bila diminta paparan," katanya.

Usai rapat koordinasi, jajaran Pemprov Kalsel turut mengikuti secara virtual peresmian ruas jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di berbagai wilayah Indonesia yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (23/6/2026).

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama