![]() |
| RAMAI: Suasana nobar di depan Balai Kota Banjarbaru - Foto Dok MC Banjarbaru |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarbaru menyatakan dukungan terhadap kegiatan nobar Piala Dunia 2026 yang digelar di berbagai lokasi sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat dan menghidupkan ruang publik.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menilai perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan.
Menurut Lisa, tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan Piala Dunia dapat dimanfaatkan untuk mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, mulai dari usaha kuliner, pedagang kaki lima, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif.
“Manfaatkan momentum nonton bareng Piala Dunia untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat, menggerakkan UMKM, meningkatkan penjualan kuliner dan produk kreatif, menghidupkan ruang-ruang publik, menjaga kebersamaan, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Lisa.
Dukungan terhadap kegiatan nobar menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang publik yang produktif sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran warga dalam jumlah besar pada lokasi nobar dinilai berpotensi meningkatkan transaksi usaha dan membuka peluang ekonomi baru.
Selain dampak ekonomi, kegiatan nobar juga dinilai memiliki manfaat sosial. Acara tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, memperkuat interaksi sosial, serta membangun kebersamaan melalui semangat olahraga.
Lisa menegaskan bahwa kemeriahan Piala Dunia harus tetap diimbangi dengan kesadaran menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan. Ia berharap seluruh pihak, baik penyelenggara maupun masyarakat yang mengikuti kegiatan nobar, dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman.
Pemkot Banjarbaru berharap momentum Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, penguatan sektor UMKM, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: M Faidurrahman
.jpg)