Pelatihan Satpam Bersertifikat di Banjarbaru Buka Peluang Kerja bagi Warga

Penyerahan sertifikat kepada peserta pelatihan satpam bersertifikat di Banjarbaru
SERTIFIKASI: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyerahkan sertifikat pelatihan satpam - Foto Dok MC Banjarbaru 

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Program pelatihan satpam bersertifikat yang difasilitasi Pemerintah Kota Banjarbaru kembali membuka peluang kerja bagi masyarakat. Sebanyak 10 peserta dinyatakan lulus, bahkan satu orang telah langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (25/6/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung penyerapan tenaga kerja di daerah.

Wali Kota Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa kepercayaan dan integritas menjadi modal penting selain keterampilan yang dimiliki para lulusan.

“Dimanapun bekerja dan berada, jagalah kepercayaan dengan sebaik-baiknya. Jika mampu menjaga kepercayaan, maka akan menjadi pribadi yang dicari dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Jagalah kinerja, disiplin, komitmen, moral, dan kejujuran dalam setiap tugas yang dijalankan,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, Sartono, mengatakan seluruh peserta memiliki peluang besar untuk segera memperoleh pekerjaan sesuai kebutuhan perusahaan.

“Alhamdulillah hari ini 10 orang dinyatakan lulus. Bahkan satu orang di antaranya sudah langsung bekerja, sementara yang lainnya tinggal menunggu penempatan kerja. Insya Allah semuanya akan segera bekerja,” ujarnya.

Menurut Sartono, pelatihan berbasis sertifikasi kompetensi tersebut mulai dilaksanakan sejak 2025. Sebelumnya, sekitar 40 peserta telah mengikuti program serupa dan seluruhnya berhasil terserap ke dunia kerja.

Direktur Utama PT Prima Sekuriti Indonesia, Sutarno, mengungkapkan permintaan tenaga pengamanan masih cukup tinggi, baik di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah.

“Kebutuhan satpam masih banyak, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga di Kalimantan Tengah. Jika adik-adik siap bekerja, kami siap membantu mereka masuk ke pasar kerja,” katanya.

Salah satu peserta, Widy, mengaku mendapatkan banyak pengalaman selama mengikuti pelatihan. Materi yang diberikan mencakup penggunaan borgol, bela diri Polri, hingga Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Ia mengaku mengetahui informasi pelatihan tersebut melalui media sosial dan bersyukur mendapat kesempatan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh akses ke dunia kerja.

Program pelatihan ini diharapkan terus berlanjut sebagai salah satu solusi meningkatkan kompetensi masyarakat dan memperluas kesempatan kerja bagi warga Banjarbaru.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama