Sekolah Rakyat Banjarbaru Perkenalkan Program Pendidikan Lewat Open House

Kegiatan Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru yang menampilkan karya siswa
RAMAI: Sejumlah pengunjung Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru melihat hasil karya pelajar - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru menggelar kegiatan open house untuk memperkenalkan program pendidikan kepada masyarakat sekaligus menampilkan hasil pembelajaran siswa selama satu tahun terakhir. Kegiatan tersebut berlangsung di Banjarbaru, Kamis (25/6/2026).

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Rifki Hakim, mengatakan open house digelar sebagai tindak lanjut arahan Menteri Sosial agar keberadaan Sekolah Rakyat semakin dikenal masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan Sekolah Rakyat kepada khalayak publik. Sesuai instruksi Bapak Menteri, kami diminta menggelar open house untuk mengenalkan bahwa ada Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Menurut Rifki, meski sekolah yang dipimpinnya merupakan sekolah rintisan dan tidak lagi menerima peserta didik baru di lokasi saat ini, kegiatan tetap dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus sarana menunjukkan perkembangan siswa selama menjalani pembinaan.

Berbagai hasil karya siswa dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Produk yang ditampilkan merupakan hasil pembelajaran dan pengembangan keterampilan yang dilakukan selama satu tahun terakhir.

“Teman-teman bisa melihat langsung berbagai produk yang dipamerkan. Semua itu merupakan hasil karya anak-anak selama mengikuti pembinaan di sini. Alhamdulillah, mereka sudah berkembang cukup jauh,” katanya.

Ia mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat adalah menyatukan karakter siswa yang berasal dari berbagai latar belakang sosial. Karena itu, proses pembinaan difokuskan untuk membangun tujuan dan semangat belajar yang sama.

“Tantangannya luar biasa karena anak-anak berasal dari berbagai kalangan dengan karakter yang berbeda-beda. Tugas kami adalah menyamakan frekuensi dan tujuan mereka agar belajar dengan sungguh-sungguh dan menjadi anak-anak yang berhasil nantinya,” jelasnya.

Selain pembinaan karakter, sejumlah siswa juga mulai mencatatkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk dalam ajang olimpiade.

“Alhamdulillah, untuk akademik anak-anak juga mulai menunjukkan prestasi. Kemarin ada yang berhasil menjadi juara olimpiade. Perlahan tetapi pasti, kami terus bergerak menuju prestasi yang lebih baik,” tambah Rifki.

Terkait penerimaan peserta didik baru, ia menjelaskan proses tahun ini akan dipusatkan di gedung permanen Sekolah Rakyat yang berada di Banjarbaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala.

Kalimantan Selatan memperoleh kuota sebanyak 270 siswa atau masing-masing 90 siswa di setiap lokasi. Sementara proses penjangkauan calon peserta didik masih menunggu penetapan lebih lanjut dari Dinas Sosial.

“Kami mendapat informasi bahwa Kalimantan Selatan memperoleh kuota 270 siswa, dengan pembagian 90 siswa per lokasi. Untuk proses penjangkauan, saat ini tinggal menunggu penetapan dan informasi lebih lanjut dari Dinas Sosial,” pungkasnya.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama