![]() |
| TES: Ilustrasi pelaksanaan seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 - Foto Dok Antara |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA – Kesempatan menjadi aparatur sipil negara (ASN) kembali terbuka bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru untuk penempatan di Sekolah Rakyat pada 2026.
Dalam pengumuman resmi Nomor 1995/1/KP.01.01/06/2026, pemerintah menyediakan 3.053 formasi guru yang akan ditempatkan di berbagai Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.
Seleksi tersebut menjadi salah satu rekrutmen guru terbesar yang dibuka pemerintah pada tahun 2026 dan ditujukan khusus bagi lulusan PPG yang memenuhi persyaratan.
Ribuan Formasi di Berbagai Bidang
Dari total 3.053 kebutuhan guru yang tersedia, formasi terbesar berada pada posisi Guru Kelas SD sebanyak 561 formasi. Selain itu, kebutuhan tinggi juga terdapat pada Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi sebanyak 402 formasi serta Guru Bahasa Inggris sebanyak 268 formasi.
Pemerintah juga membuka formasi untuk guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (237 formasi), Guru Seni Budaya (201 formasi), Guru PPKn (178 formasi), Guru Bimbingan dan Konseling (177 formasi), hingga Guru Matematika (156 formasi).
Sementara itu, sejumlah formasi lain tersedia untuk mata pelajaran Biologi, Fisika, Kimia, Geografi, Sejarah, Sosiologi, IPS, IPA, Ekonomi, dan Bahasa Indonesia.
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Kemensos menetapkan dua kategori pelamar yang dapat mengikuti seleksi ini.
Pertama, lulusan PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru yang belum terdaftar sebagai guru dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen.
Kedua, lulusan PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru yang sudah tercatat sebagai guru non-ASN dalam Dapodik.
Dengan ketentuan tersebut, peluang terbuka bagi para lulusan PPG yang selama ini belum memperoleh status ASN maupun PPPK.
Persyaratan Umum Pelamar
Calon peserta wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 20 tahun dan maksimal 40 tahun saat ditetapkan sebagai bakal calon guru.
Pelamar juga tidak boleh berstatus ASN, anggota TNI, maupun Polri. Selain itu, peserta tidak boleh menjadi anggota atau pengurus partai politik dan harus memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1 atau D-IV yang sesuai dengan formasi yang dilamar.
Syarat penting lainnya adalah memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik), sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, memiliki SKCK yang masih berlaku, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Ketentuan Khusus yang Harus Dipenuhi
Selain syarat umum, pelamar diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Peserta juga harus bersedia bekerja dan tinggal di lingkungan Sekolah Rakyat. Dalam pengumuman disebutkan bahwa pelamar diprioritaskan bersedia tinggal di asrama yang disediakan oleh Sekolah Rakyat.
Bagi guru yang saat ini masih mengajar, wajib melampirkan surat izin mengikuti seleksi yang ditandatangani pejabat berwenang atau ketua yayasan bagi guru sekolah swasta.
Dokumen yang Wajib Diunggah
Selain pendaftaran yang dilakukan secara daring melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pelamar harus menyiapkan sejumlah dokumen digital, antara lain:
- Pasfoto terbaru berlatar merah
- Surat lamaran bermeterai
- Surat pernyataan bermeterai
- Ijazah asli
- Transkrip nilai
- Sertifikat akreditasi program studi atau perguruan tinggi (jika diperlukan)
- Sertifikat pendidik
- Surat izin mengikuti seleksi
Seluruh dokumen wajib berupa hasil pemindaian berwarna dari dokumen asli dan harus terbaca dengan jelas.
Panitia menegaskan pelamar dapat dinyatakan gugur apabila dokumen yang diunggah tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan.
Cara Daftar PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
Pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN BKN.
Langkah awal yang harus dilakukan peserta adalah membuat akun pada sistem SSCASN. Setelah itu, pelamar melengkapi data diri, memilih formasi jabatan, menentukan lokasi penempatan yang tersedia, memilih titik lokasi ujian CAT, mengunggah dokumen persyaratan, lalu mencetak kartu pendaftaran.
Peserta hanya diperbolehkan memilih satu formasi jabatan dalam seleksi ini.
Jadwal Penting Seleksi
Berdasarkan pengumuman resmi Kemensos, pendaftaran online berlangsung pada 8 hingga 14 Juni 2026.
Sementara hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 17 Juni 2026. Tahapan seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) dijadwalkan berlangsung mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Adapun pengumuman kelulusan akhir pascasanggah dijadwalkan pada 27 Juli 2026. Setelah itu, peserta yang dinyatakan lulus akan memasuki tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pemberkasan hingga 11 Agustus 2026.
Dengan ribuan formasi yang tersedia, seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 menjadi peluang besar bagi lulusan PPG untuk berkarier sebagai ASN sekaligus berkontribusi dalam penguatan layanan pendidikan bagi masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Sumber: Beritasatu.com
