Wali Kota Banjarbaru Serahkan Santunan untuk Ahli Waris Ketua RT dan Pekerja Rentan

Wali Kota Banjarbaru menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris Ketua RT dan pekerja rentan.
AKSI SOSIAL: Wali Kota Banjarbaru berfoto bersama para penerima manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan - Foto Dok MC Banjarbaru

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris Ketua RT dan pekerja rentan yang meninggal dunia di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru, Kamis (4/6/2026).

Penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan dan perangkat RT yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan itu, wali kota menyerahkan santunan kepada Yudi Saputra, ahli waris almarhum Dedy Saputra yang menjabat Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Landasan Ulin Timur. Santunan juga diberikan kepada Nur Hilalia, ahli waris almarhum Hasan Purnama, pekerja rentan yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir dan berdomisili di Kelurahan Guntung Manggis.

Lisa menyampaikan bahwa perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dan keluarga pekerja.

"Kami turut berduka atas meninggalnya para peserta BPJS Ketenagakerjaan. Semoga santunan yang diberikan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan dan meringankan beban ekonomi mereka. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak diharapkan," ujarnya.

Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan memiliki manfaat besar karena tidak hanya melindungi pekerja saat masih aktif bekerja, tetapi juga memberikan jaminan bagi keluarga ketika terjadi musibah.

"Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja rentan. Kami ingin semakin banyak masyarakat yang terlindungi dan merasakan manfaat program ini," katanya.

Salah satu penerima manfaat, Nur Hilalia, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya sebesar Rp10 juta setelah suaminya, Hasan Purnama, meninggal dunia.

Nur yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit mengatakan santunan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membiayai pendidikan anak, serta menambah modal usaha yang kini menjadi sumber penghasilannya.

"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Insya Allah akan digunakan untuk kebutuhan anak sekolah, membayar kewajiban yang masih ada, dan menambah modal usaha menjahit. Terima kasih kepada Ibu Wali Kota Banjarbaru, BPJS Ketenagakerjaan, dan semua pihak yang telah membantu keluarga kami," ujar Nur.

Melalui program perlindungan sosial ketenagakerjaan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap semakin banyak masyarakat memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain memberikan perlindungan saat bekerja, program tersebut juga menjadi jaring pengaman bagi keluarga ketika menghadapi risiko kehilangan pencari nafkah.

Dengan perluasan kepesertaan yang terus dilakukan, manfaat jaminan sosial diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Banjarbaru, khususnya kelompok pekerja rentan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap perlindungan ketenagakerjaan.

Penulis: Muhammad Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama