60 Hektare Lahan Terbakar di Banjarbaru, Sungai Ulin Jadi Wilayah Karhutla Terparah

PEMADAMAN: Petugas BPBD Banjarbaru melakukan pemadaman kebakaran lahan - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru mencatat sekitar 60 hektare lahan telah terbakar, dengan wilayah Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, menjadi lokasi terdampak paling luas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarbaru, Harun Arrasyid, mengatakan kondisi cuaca panas dan vegetasi yang mengering menjadi faktor utama yang memicu munculnya titik-titik api.

Menurutnya, upaya pemadaman saat ini diprioritaskan untuk mencegah api merembet ke kawasan permukiman, perkebunan, maupun aset milik masyarakat.

"Fokus kami adalah menangani agar api tidak sampai mengenai perumahan, perkebunan, atau properti milik masyarakat," ujar Harun, Selasa (14/7/2026).

 

Harun menjelaskan, wilayah Sungai Ulin menjadi kawasan yang mengalami dampak paling besar. Dari total luasan yang terbakar, sekitar 49 hektare berada di kawasan tersebut yang didominasi lahan gambut.

"Yang paling luas itu daerah Sungai Ulin. Luasan yang terbakar kurang lebih mencapai 49 hektare," katanya.

Secara keseluruhan, BPBD Banjarbaru mencatat sekitar 60 hektare lahan telah terdampak karhutla dan seluruh titik api telah dilakukan penanganan oleh tim gabungan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan rumah maupun bangunan milik warga yang terdampak kebakaran.

"Kalau ditotal sekitar 60 hektare lahan yang sudah terbakar. Untuk angka pastinya nanti akan kami rilis," tambah Harun.

BPBD Banjarbaru mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Memasuki musim kemarau, potensi karhutla diperkirakan masih tinggi sehingga kewaspadaan seluruh pihak sangat diperlukan.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama