![]() |
| PENAMPILAN: Salah satu peserta lomba menyanyi tradisional sedang menampilkan bakatnya - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - UPTD Museum Lambung Mangkurat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar lomba menyanyi tradisional atau Nyanyi Banjar dalam rangkaian Sepekan Museum 2026 di Museum Lambung Mangkurat, Jumat (3/7/2026).
Sebanyak 19 peserta mengikuti perlombaan tersebut setelah melakukan daftar ulang dari total 22 orang yang sebelumnya menyatakan kesediaan untuk ambil bagian dalam kegiatan itu.
Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Ady Surya, mengatakan lomba Nyanyi Banjar menjadi salah satu upaya melestarikan seni budaya daerah melalui keterlibatan langsung masyarakat.
“Dari 22 peserta yang telah terkonfirmasi, sebanyak 19 peserta hadir dan melakukan daftar ulang. Lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Sepekan Museum yang kami selenggarakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perlombaan berlangsung hingga malam hari dan para pemenang akan ditentukan langsung oleh dewan juri setelah seluruh peserta menyelesaikan penampilannya.
Menurut Ady, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan penyanyi-penyanyi Banjar berbakat yang nantinya dapat dibina dan diberi kesempatan tampil pada berbagai kegiatan budaya, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam kompetisi itu, peserta diberi keleluasaan menentukan lagu yang akan dibawakan. Namun, seluruh lagu yang ditampilkan wajib merupakan lagu Banjar sesuai dengan tema perlombaan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum. Pengunjung dapat menyaksikan seluruh rangkaian perlombaan secara langsung di Museum Lambung Mangkurat tanpa dikenakan biaya masuk.
“Kami membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin datang dan menyaksikan perlombaan secara langsung. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di dalam Museum Lambung Mangkurat dan tidak dipungut biaya,” tutup Ady.
Penulis: M Faidurrahman
