Tiga Karhutla Sehari Landa Banjarbaru, BPBD Kalsel Pastikan Seluruh Titik Api Padam

KEBAKARAN LAHAN: Petugas BPBD Kalsel melakukan pemadaman kebakaran lahan di Banjarbaru - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Tim Reaksi Cepat (TRC) Pengendalian Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil mengendalikan tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kota Banjarbaru, Jumat (10/7/2026). Berkat penanganan cepat tim gabungan, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman terkendali.

Koordinator TRC Pengendalian Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Sahri, mengatakan tiga kebakaran tersebut terjadi di Kecamatan Cempaka dan Kecamatan Landasan Ulin dengan karakteristik lahan yang berbeda, mulai dari lahan mineral hingga semi gambut.

"Tiga laporan kebakaran langsung kami tindak lanjuti setelah menerima informasi dari masyarakat. Tim segera melakukan observasi, pendataan, sekaligus pemadaman bersama unsur gabungan hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan," ujar Sahri.

 

Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 13.44 Wita di Jalan Jambu, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka. Api membakar sekitar 0,5 hektare lahan mineral yang ditumbuhi semak belukar, dengan luasan yang berhasil dipadamkan sekitar 0,3 hektare.

Dalam penanganan tersebut, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mengerahkan satu unit mobil tangki, satu unit sepeda motor KLX, serta empat personel. Operasi pemadaman turut didukung BPBD Kota Banjarbaru dan personel Polri.

Sekitar pukul 14.14 Wita, tim kembali bergerak menuju Jalan Peramuan Ujung, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Landasan Ulin. Kebakaran terjadi di lahan semi gambut seluas kurang lebih dua hektare yang ditumbuhi semak belukar, purun tikus, dan pohon galam. Dari luasan tersebut, sekitar satu hektare berhasil dipadamkan menggunakan satu unit kendaraan operasional dan lima personel.

"Penanganan di lokasi kedua dilakukan bersama Tagana Provinsi Kalimantan Selatan, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Bencana, serta relawan pemadam kebakaran swasta sehingga api dapat segera dikendalikan," katanya.

Karhutla kembali terjadi sekitar pukul 15.30 Wita di Jalan Banua Praja Utara, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka. Kebakaran menghanguskan sekitar 5,5 hektare lahan mineral dengan vegetasi semak belukar. Tim gabungan berhasil memadamkan sekitar 2,5 hektare area terdampak.

Pada operasi ketiga tersebut, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mengerahkan satu unit mobil tangki, satu unit sepeda motor KLX, satu unit mobil Hilux, serta 10 personel yang bekerja bersama BPBD Kota Banjarbaru dan Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Selatan.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, Sahri menyebut cuaca panas dan kering diduga menjadi pemicu terjadinya ketiga kebakaran tersebut. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pendataan lanjutan sekaligus meningkatkan patroli sebagai langkah antisipasi agar karhutla tidak kembali meluas.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Saat musim kemarau seperti sekarang, sedikit percikan api saja dapat menyebabkan kebakaran cepat meluas. Alhamdulillah seluruh titik yang kami tangani hari ini sudah padam dan dalam kondisi aman terkendali," pungkasnya.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama