![]() |
| SIMPANGAN JALAN: Dishub Banjarbaru memasang belasan water barrier di persimpangan Jalan Pangeran Antasari–Jalan Husni Thamrin - Foto Dok Tim Redaksi |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru memasang belasan unit water barrier di persimpangan Jalan Pangeran Antasari–Jalan Husni Thamrin, tepat di depan Kantor Disporabudpar Kota Banjarbaru. Langkah ini dilakukan untuk memperjelas pembagian lajur sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di salah satu titik lalu lintas yang cukup padat.
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Banjarbaru, Budiawan Bimantoro Aji, mengatakan pemasangan water barrier merupakan bagian dari upaya penyempurnaan rekayasa lalu lintas yang sebelumnya telah dilengkapi dengan rambu dan marka jalan.
"Penambahan water barrier ini bertujuan mempertegas pembagian lajur guna melengkapi rambu dan marka jalan yang sudah dipasang sebelumnya," ujarnya.
Menurut Aji, pembatas jalan tersebut diharapkan dapat membantu pengendara memahami jalur yang benar sehingga arus lalu lintas menjadi lebih tertib dan aman.
"Harapannya, insiden kecelakaan dapat kita tekan seminimal mungkin," katanya.
Tak berhenti pada pemasangan water barrier, Dishub Banjarbaru juga akan terus melakukan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut. Salah satu rencana lanjutan adalah menambah rambu larangan berjalan lurus di titik tertentu untuk mengurangi potensi pelanggaran yang dapat memicu kecelakaan.
Aji menegaskan, fasilitas keselamatan jalan hanya akan efektif apabila diikuti dengan kesadaran para pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas.
"Sekali lagi kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan mematuhi seluruh rambu lalu lintas. Walaupun perlengkapan jalan sudah terpenuhi, tanpa kesadaran pengguna jalan, kawasan ini tetap berpotensi terjadi kecelakaan," pungkasnya.
Pemasangan water barrier ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam meningkatkan keselamatan berkendara melalui penataan lalu lintas yang lebih tertib dan ramah bagi seluruh pengguna jalan.
Penulis: M Faidurrahman
