Haddad Alwi Ajak Ribuan Warga Banjarbaru Bersholawat, HUT RI Diisi Doa untuk Indonesia

SOSOK: Penyanyi religi Hadad Alwi saat menghibur warga Banjarbaru - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Ribuan warga Kota Banjarbaru memilih mengisi malam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan bersholawat dan memanjatkan doa bersama. Suasana religius terasa saat Haddad Alwi tampil di Lapangan dr. Murdjani, Sabtu (22/8/2026) malam.

Mengusung tema “Menjaga dan Menjalin Semangat Persatuan”, Gema Sholawat bersama Haddad Alwi menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan yang digelar Pemerintah Kota Banjarbaru.

Warga mulai berdatangan sejak sore. Mereka memadati kawasan depan Balai Kota Banjarbaru hingga Lapangan dr. Murdjani bersama keluarga maupun teman.

Kehadiran masyarakat tidak hanya untuk menyaksikan penampilan Haddad Alwi, tetapi juga mengikuti rangkaian sholawat dan doa bersama untuk Banjarbaru serta Indonesia.

Acara diawali penampilan Radicta Band yang membawakan sejumlah lagu religi. Setelah itu, suasana berubah semakin khidmat ketika Haddad Alwi naik ke panggung dan mengajak ribuan masyarakat melantunkan sholawat bersama.

Lantunan sholawat yang dibawakan penyanyi religi tersebut membuat suasana malam peringatan kemerdekaan terasa berbeda. Ribuan warga mengikuti lantunan yang disampaikan dari atas panggung.

Momen kebersamaan semakin terasa ketika Haddad Alwi mengajak Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, bersama jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru naik ke atas panggung untuk bersholawat bersama masyarakat.

Selain sholawat, warga juga diajak memanjatkan doa bagi Banjarbaru dan Indonesia. Doa bersama tersebut menjadi bagian dari refleksi kemerdekaan dengan harapan daerah dan bangsa senantiasa diberikan keselamatan, ketenteraman, serta kesejahteraan.

Bagi sebagian warga, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda dalam merayakan HUT ke-81 RI.

Nabila, salah seorang warga yang hadir, mengatakan dirinya datang bersama teman-temannya sekitar pukul 20.00 Wita. Menurutnya, suasana perayaan kemerdekaan kali ini terasa berbeda karena diisi dengan sholawat dan doa bersama.

“Kami datang sekitar pukul 20.00 Wita bersama teman-teman. Suasananya berbeda karena kami bisa bersholawat dan berdoa bersama,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Nia. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan solidaritas masyarakat.

“Menurut saya, kegiatan seperti ini bisa mempererat persaudaraan dan meningkatkan solidaritas,” katanya.

Sementara Adel mengaku paling terkesan ketika ribuan masyarakat bersama-sama memanjatkan doa untuk Banjarbaru dan Indonesia.

“Yang paling terasa bagi saya saat kami berdoa bersama untuk kebaikan Banjarbaru dan Indonesia. Suasananya menyentuh karena banyak masyarakat berkumpul dengan harapan yang sama,” tuturnya.

Gema Sholawat bersama Haddad Alwi menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan di Banjarbaru tidak hanya dikemas melalui kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas masyarakat.

Di tengah ribuan warga yang berkumpul, pesan persatuan menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Kemerdekaan dimaknai bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat serta mendoakan masa depan daerah dan bangsa.

Dengan lantunan sholawat, doa bersama, dan kebersamaan warga, malam peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan dr. Murdjani pun berlangsung dalam suasana religius dan penuh keakraban.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama