![]() |
| AKSI SOSIAL: Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM menyerahkan drop box sampah anorganik di Raudhatul Athfal Ar Riyadh - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) turut mendorong kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya di Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru. Bersama Komunitas Teman Lingkungan, mahasiswa menyerahkan 15 drop box sampah anorganik di sejumlah titik wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung secara bertahap sejak 23 Juli hingga 10 Agustus 2026 itu tidak hanya berupa penyerahan fasilitas, tetapi juga diisi edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat, kelompok wanita tani, siswa sekolah hingga anak-anak PAUD.
Ketua Kelompok 15 KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM, Muhammad Syafiq Lazuardy, mengatakan seluruh drop box disebarkan di sejumlah titik yang mudah dijangkau masyarakat.
“Kami telah menyerahkan total 15 buah drop box anorganik yang bekerja sama dengan Komunitas Teman Lingkungan, disebarkan di sekitar wilayah Kelurahan Guntung Paikat,” ujar Syafiq.
Dari jumlah tersebut, 10 drop box ditempatkan di berbagai RT wilayah sasaran. Lokasinya antara lain di depan rumah ketua RT, poskamling, mushala, sekolah dan PAUD.
![]() |
| RAMAI: Foto bersama mahasiswa Kelompok 15 KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM di Raudhatul Athfal Ar Riyadh - Foto Dok Istimewa |
Sementara lima drop box tambahan ditempatkan di sejumlah lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat, seperti warung UMKM, bengkel dan minimarket.
“Semoga dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat semakin terbantu dalam memilah sampah serta berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan,” katanya.
Selain menyediakan fasilitas, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah. Sosialisasi dilakukan bersama masyarakat RT 04 RW 04, Kelompok Wanita Tani RT 04 RW 05, siswa SDN 1 Guntung Paikat serta peserta didik Raudhatul Athfal Ar Riyadh.
Edukasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan drop box secara bertahap di sejumlah RT hingga titik keramaian di wilayah Kelurahan Guntung Paikat.
Ketua RT 04 RW 04, Mustofa, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai program tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Kegiatan dari mahasiswa ini bagus dan bermanfaat, khususnya buat warga kami RT 04 RW 04. Harapan ke depannya ada lagi kegiatan yang lebih baik dari anak-anak mahasiswa untuk masyarakat kami,” ujarnya.
![]() |
| FOTO BERSAMA: Mahasiswa Kelompok 15 KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM saat menyerahkan drop box sampah anorganik kepada salah satu Ketua RT Kelurahan Guntung Paikat - Foto Dok Istimewa |
Secara terpisah, Lurah Guntung Paikat Reza Pahlevi turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM dalam mendukung pengelolaan sampah di wilayahnya.
Menurut Reza, keberadaan drop box tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengumpulkan botol plastik, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Drop box ini bukan hanya menjadi tempat mengumpulkan botol plastik, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah dari sumbernya,” kata Reza.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat. Sampah anorganik yang terkumpul, kata dia, nantinya dapat dikelola sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi sampah yang masuk ke lingkungan.
Reza menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Kelurahan Guntung Paikat membangun budaya hidup bersih dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Sampah bukan sekadar masalah, tetapi juga dapat menjadi berkah apabila dikelola dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup ULM atas dedikasi, kreativitas dan kontribusinya selama berada di Kelurahan Guntung Paikat.
Dengan penyebaran 15 drop box dan edukasi pemilahan sampah tersebut, masyarakat diharapkan semakin terbiasa memilah sampah anorganik dari sumbernya. Program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Penulis: M Faidurrahman


