Kunjungi Stand Lapas di Kalsel Expo 2026, Wali Kota Lisa Dukung Karya Warga Binaan

SOSOK: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengunjungi stand Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura dalam Kalsel Expo 2026 - Foto Dok Tim Redaksi 

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengapresiasi kreativitas warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura yang ditampilkan dalam Kalsel Expo 2026.

Hal itu disampaikan Wali Kota Lisa saat mengunjungi stand Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura setelah menghadiri pembukaan Kalsel Expo 2026, Rabu (12/8/2026).

Di stand tersebut, Lisa melihat berbagai hasil karya warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura. Salah satu yang mendapat perhatian adalah produk sasirangan yang dibuat oleh warga binaan.

Menurutnya, kreativitas tersebut patut mendapatkan dukungan dan ruang untuk terus dikembangkan.

Ia bahkan menyebut produk sasirangan karya warga binaan tersebut rencananya akan ditampilkan dalam kegiatan fashion show.

“Insya Allah produk sasirangan yang dibuat nanti akan di-fashion show-kan. Tentunya Pemerintah Kota Banjarbaru, Ulun sangat mendukung kegiatan mereka,” ujar Lisa.

 

Lisa juga mengaku prihatin setelah mengetahui terdapat warga binaan perempuan yang berasal dari wilayah Banjarbaru. Berdasarkan informasi yang diterimanya saat mengunjungi stand, kasus narkoba menjadi salah satu perkara yang banyak melibatkan warga binaan.

Namun, di sisi lain, ia melihat adanya potensi positif melalui berbagai keterampilan yang dikembangkan warga binaan selama menjalani pembinaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy, mengapresiasi kunjungan Wali Kota Banjarbaru ke stand mereka.

Evi mengatakan, stand tersebut menampilkan berbagai hasil karya warga binaan dari Kalimantan Selatan, termasuk warga binaan asal Banjarbaru.

“Di stand kami ini menampilkan seluruh hasil karya warga binaan Kalsel. Beliau tadi juga mengapresiasi hasil karya UMKM yang berasal dari Lapas Perempuan Martapura,” kata Evi.

Evi berharap Pemkot Banjarbaru dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi warga binaan, khususnya yang berasal dari Banjarbaru, untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan praktis.

Menurutnya, keterampilan tersebut penting sebagai bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

“Kami juga memohon kepada Ibu Wali Kota untuk kesempatan yang selanjutnya memberikan kami kesempatan yang seluas-luasnya agar warga binaan di Lapas Perempuan, khususnya mungkin dari wilayah Banjarbaru, mendapatkan kesempatan untuk bisa menambah kompetensi diri,” ujarnya.

Evi juga membuka peluang kolaborasi dengan Pemkot Banjarbaru untuk mengembangkan program keterampilan bagi warga binaan.

“Kami akan menunggu kunjungan dari Ibu Lisa ke tempat kami dan melihat kemudian berdiskusi kira-kira apa yang bisa kami buat bersama pemerintah daerah, khususnya dari Banjarbaru untuk warga binaan kami,” pungkasnya.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama