Guru Non-ASN dan Fresh Graduate Berpeluang Ikut Seleksi CPNS 2027

RAMAI: Ilustrasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan sekitar 139 ribu formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru pada 2027.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan guru yang saat ini mencapai sekitar 464.856 orang dan akan dipenuhi secara bertahap dalam tiga tahun.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan pemenuhan kebutuhan tersebut dirancang dengan pembagian 30 persen, 30 persen, dan 40 persen selama tiga tahun.

“Intinya itu ada 464.000 yang akan dibuka secara bertahap selama tiga tahun, pembagiannya 30 persen, 30 persen, dan 40 persen. Jadi nanti ya dihitung saja, dari 464 ribu itu 30 persennya berapa, itu yang akan dimulai untuk CPNS guru tahun ini,” kata Nunuk di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

 

Menurut Nunuk, formasi CPNS guru tersebut terbuka bagi masyarakat umum yang memenuhi persyaratan untuk menjadi PNS. Sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga tidak menjadi syarat wajib untuk mengikuti seleksi.

Kesempatan tersebut dapat diikuti guru honorer yang memenuhi persyaratan, lulusan baru atau fresh graduate jenjang S1/D-IV, serta lulusan PPG.

“Jadi tidak harus sudah mengikuti PPG, karena nanti kan kami yang meng-PPG kan, tapi yang sudah PPG tentu mendapatkan prioritas,” kata Nunuk.

Kuota sekitar 139 ribu tersebut juga mencakup kebutuhan guru untuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Di tempat berbeda, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan guru non-ASN juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi untuk menjadi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Guru non-ASN itu nanti diberi kesempatan untuk menjadi PNS atau menjadi PPPK dengan tes. Tapi, kalau guru non-ASN yang tidak lulus tes PPPK atau PNS maka statusnya tetap menjadi guru non-ASN yang digaji melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah),” kata Mu’ti.

Dengan demikian, rencana seleksi guru 2027 mencakup sejumlah kelompok, mulai dari guru honorer yang memenuhi persyaratan, guru non-ASN, guru PPPK sesuai ketentuan, hingga lulusan baru S1/D-IV.

Pemerintah menargetkan pemenuhan kebutuhan guru tersebut dilakukan secara bertahap, dengan rekrutmen CPNS menjadi salah satu skema untuk mengisi kekurangan tenaga pendidik dalam beberapa tahun ke depan.

Sumber: Antara

Lebih baru Lebih lama