![]() |
| HUJAN: Penampakan turunnya hujan di Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Hujan dengan intensitas sedang hingga deras mengguyur Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (8/9/2026) siang. Guyuran hujan sekitar 10 menit itu menjadi angin segar bagi warga di tengah kemarau panjang dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hujan turut membasahi sejumlah kawasan, termasuk ruas Jalan A Yani di Kecamatan Liang Anggang.
Camat Liang Anggang Lia Astuti menyambut turunnya hujan sebagai kabar baik bagi masyarakat, terutama setelah wilayah tersebut beberapa waktu terakhir terdampak kondisi kering dan kabut asap.
“Turun hujan ini tentu menjadi angin segar dan harapan besar bagi kita semua dalam upaya menekan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengurangi pekatnya asap,” ucap Lia.
Menurutnya, curah hujan diharapkan membantu membasahi kembali kawasan yang rawan terbakar sekaligus memperbaiki kualitas udara yang sebelumnya terdampak kabut asap.
“Semoga curahan air hujan ini dapat membantu memadamkan titik-titik panas, menyegarkan kembali kualitas udara serta membawa keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Liang Anggang,” ujarnya.
Turunnya hujan juga menjadi momentum di tengah berbagai upaya pemerintah dalam menangani karhutla, termasuk pelaksanaan modifikasi cuaca dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, Lia mengingatkan hujan singkat tersebut belum menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan.
Masyarakat tetap diminta menjaga lingkungan dan mewaspadai potensi munculnya kembali karhutla, terutama selama kondisi kemarau masih berlangsung.
“Mari tetap jaga kewaspadaan dan bersama-sama merawat lingkungan kita agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Bagi masyarakat Liang Anggang, hujan sekitar 10 menit itu bukan sekadar guyuran air. Hujan tersebut membawa harapan agar lahan yang kering kembali basah, asap berkurang, dan ancaman karhutla dapat ditekan.
Penulis: M Faidurrahman
