![]() |
| MELIMPAH: Pihak BULOG menjemput hasil panen petani untuk mengejar target hingga akhir tahun - Foto Dok BULOG |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Selatan mencatat realisasi pengadaan gabah dan beras sebesar 16.002 ton setara beras atau 77,06 persen dari target 20.766 ton pada 2026.
Pemimpin Wilayah BULOG Kalsel, Rizal P. Sukmaadijaya, mengatakan pihaknya terus mempercepat penyerapan hasil panen petani untuk mengejar target hingga akhir tahun.
Upaya tersebut dilakukan melalui Tim Jemput Pangan (TJP), pemantauan titik panen, serta kerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah. BULOG juga mengawasi harga pembelian agar tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Meski sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan menghadapi dampak kebakaran, BULOG menyatakan tetap optimistis dapat memenuhi target pengadaan sekaligus menjaga pendapatan petani.
Rizal juga memastikan stok beras di wilayah Kalimantan Selatan dalam kondisi aman dan mencukupi hingga akhir Desember 2026.
“Stok kita masih banyak,” ujarnya.
Di tingkat nasional, BULOG mencatat realisasi pengadaan beras untuk penugasan pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO) mencapai 4.115.014 ton setara beras per 8 Oktober 2026. Jumlah tersebut setara 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton.
Capaian itu melampaui realisasi pengadaan sepanjang 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras. BULOG menyebut angka tersebut sebagai rekor pengadaan tertinggi sejak perusahaan berdiri.
Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan capaian nasional tersebut didukung kerja sama dengan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
BULOG menyatakan akan melanjutkan penyerapan hingga akhir 2026 untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah dan mendukung stabilitas pasokan serta harga pangan.
Sumber: Rilis Bulog
