![]() |
| SOSOK: Wali Kota Lisa saat berada di SDN 2 Landasan Ulin Barat - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - SDN 2 Landasan Ulin Barat resmi menjalankan Program Sekolah Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sekaligus menggelar Gelar Karya Peserta Didik, Rabu (7/10/2026).
Program tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kota Banjarbaru setelah SDN 2 Landasan Ulin Barat dipercaya menjadi Sekolah STEM tingkat nasional yang mewakili Provinsi Kalimantan Selatan.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada sekolah tersebut. Menurutnya, capaian itu dapat menjadi motivasi untuk mendorong kemajuan pendidikan di Kota Banjarbaru.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih sekaligus rasa bangga atas dipilihnya SDN 2 Landasan Ulin Barat sebagai Sekolah STEM tingkat nasional mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran kita semua di sini tentunya memberikan motivasi untuk keberhasilan dan keberlanjutan program ini,” ujar Lisa.
Lisa menilai keberhasilan penerapan pembelajaran STEM tidak hanya bergantung pada program, tetapi juga pada peran guru sebagai fasilitator sekaligus inspirator bagi peserta didik.
Karena itu, Pemerintah Kota Banjarbaru mengajak seluruh pihak untuk menyatukan langkah dalam memberikan dukungan kepada para pendidik agar penerapan pembelajaran STEM dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui pendekatan STEM, peserta didik didorong tidak hanya memahami teori di dalam kelas. Mereka juga diarahkan untuk menggabungkan pengetahuan sains, pemanfaatan teknologi, prinsip rekayasa, dan logika matematika dalam menghadapi persoalan nyata sehari-hari.
Lisa berharap pola pembelajaran tersebut dapat membentuk siswa yang mampu berpikir kritis dan menyelesaikan persoalan secara kreatif.
“Semoga program ini mampu membentuk generasi muda kita menjadi pribadi yang berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, serta menjadi inovator di masa depan. Kita harapkan program ini terus berjalan dengan baik dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan ide-ide baru,” pungkasnya.
Gelar Karya Peserta Didik yang digelar bersamaan dengan peluncuran program menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran dan ide yang dikembangkan melalui pendekatan STEM.
Bagi Banjarbaru, pengembangan pembelajaran berbasis STEM di tingkat sekolah dasar diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta didik dalam menghubungkan pengetahuan dengan persoalan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: MC Banjarbaru
