![]() |
| SOSOK: Wapres Gibran saat kunjungi IKN - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, meminta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka segera berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) agar proyek pembangunan tersebut tidak terbengkalai dan tetap memiliki manfaat bagi negara.
Pernyataan itu disampaikan Komarudin menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan ibu kota negara Indonesia tetap berada di Jakarta.
Menurut Komarudin, pemerintah perlu segera memanfaatkan fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun di IKN mengingat besarnya anggaran yang telah dikeluarkan negara.
“Katanya ada menteri yang harus berpindah ke sana atau wapres yang berkantor di sana supaya ada manfaatnya, daripada sudah satu tahun lebih,” kata Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Ia menyoroti besarnya biaya perawatan gedung dan kawasan IKN meskipun aktivitas pemerintahan belum berjalan optimal di wilayah tersebut.
Menurutnya, pembangunan IKN merupakan proyek besar yang membutuhkan biaya pemeliharaan rutin setiap hari sehingga pemerintah harus memikirkan langkah konkret agar kawasan tersebut tidak menjadi beban anggaran negara.
“Karena proyek pembangunan infrastruktur yang sudah terjadi di sana, setiap bulan, setiap hari membutuhkan maintenance. Dan itu uang dari mana? Ya negara juga kasih keluar buat proyek ambisius yang tidak memperhitungkan dampak sisi buruknya dari keputusan itu,” ujarnya.
Komarudin menambahkan biaya perawatan akan terus membengkak apabila gedung dan fasilitas di IKN tidak segera dimanfaatkan.
“Gedung DPR ini saja berapa tiap hari harus dibersihkan, sapu, cabut rumput. Apalagi satu kota itu, uang dari mana yang kau harus cari itu. Ibu kota tidak pindah tapi tiap hari pembersihan, tiap bulan berapa biaya miliaran keluar,” katanya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis agar pembangunan IKN tidak menjadi proyek sia-sia di tengah kondisi keuangan negara yang dinilai sedang menghadapi tekanan.
“Supaya tidak sia-sia tempat itu dan biaya besar,” pungkasnya.
Sumber: Viva.co.id
