Migran Center Pertama di Kalimantan Resmi Hadir, Gubernur Kalsel Sambut Menteri P2MI

SILATURAHMI: Gubernur Muhidin mengantar keberangkatan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin usai meresmikan Migran Center di Kampus FISIP ULM - Foto Dok Wasaka

HABARMERDEKA.COM, KALSEL – Migran Center Kalsel yang menjadi pusat layanan dan pembinaan calon pekerja migran resmi hadir di Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Fasilitas tersebut merupakan Migran Center pertama di Pulau Kalimantan dan diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja internasional yang aman dan terarah.

Peresmian fasilitas itu menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Kepala BP2MI, Mukhtarudin, di Kalimantan Selatan pada 23–24 Juni 2026.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyambut kedatangan Menteri P2MI dalam acara ramah tamah dan silaturahmi di Kediaman Gubernur Kalsel, Banjarmasin.

Muhidin menilai kunjungan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran asal Kalimantan Selatan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah penting untuk membuka peluang kerja yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Menteri di Kalsel. Ini menunjukkan perhatian besar pemerintah pusat terhadap pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran asal daerah kami. Pemerintah Provinsi siap bersinergi penuh,” ujar Muhidin belum lama tadi.

Sebelumnya, Menteri Mukhtarudin bersama Universitas Lambung Mangkurat dan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Selatan menandatangani kerja sama yang ditandai dengan peresmian Migran Center di Kampus FISIP ULM.

Menurut Muhidin, keberadaan Migran Center Kalsel sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai generasi muda Kalimantan Selatan memiliki potensi untuk bersaing di pasar kerja internasional apabila mendapatkan pembekalan keterampilan, pelatihan, dan pendampingan yang memadai.

“Banyak anak muda kita yang potensial. Apabila disiapkan dengan keterampilan dan diberangkatkan melalui jalur resmi serta aman, ini akan menjadi peluang besar bagi kesejahteraan keluarga sekaligus kemajuan daerah,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dapat mendorong semakin banyak tenaga kerja asal daerah yang mampu memanfaatkan peluang kerja global secara profesional dan aman.

Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kementerian P2MI/BP2MI, BP3MI Kalimantan Selatan, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, serta jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama