![]() |
| KOMPAK: Kepala Disbudporapar Banjar H. Irwan Jaya didampingi jajaran berfoto bersama peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengkaderan - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar membekali 50 peserta dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengkaderan sebagai upaya mencetak generasi muda yang visioner, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Pelatihan yang digelar di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Rabu (29/7/2026), berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan narasumber dari pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, H. Irwan Jaya, mengatakan pemuda merupakan aset strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan kepemimpinan, wawasan, dan keterampilan agar mampu menghadapi tantangan zaman.
"Pemuda adalah aset vital pembangunan Kabupaten Banjar. Karena itu, mereka harus dibekali keterampilan, pengetahuan, dan motivasi agar mampu menjadi pemimpin yang efektif serta memberikan pengaruh positif bagi masyarakat," ujarnya.
Irwan menegaskan, pengkaderan organisasi kepemudaan tidak hanya bertujuan mencetak pemimpin organisasi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang mampu menjaga nilai budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
![]() |
| RAMAI: Puluhan pengurus OKP mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengkaderan yang diselenggarakan Disbudporapar Banjar - Foto Dok Istimewa |
"Kami berharap lahir pemimpin-pemimpin muda yang visioner, berintegritas, mampu menjaga budaya lokal, sekaligus menjadi agen perubahan bagi pembangunan Kabupaten Banjar," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kabupaten Banjar, Muhari, menjelaskan pelatihan difokuskan pada penguatan kompetensi kepemimpinan, public speaking, komunikasi, manajemen organisasi, hingga wawasan kebangsaan.
"Harapannya, peserta mampu menjadi pemuda yang berintegritas, berdaya saing, serta siap melanjutkan estafet kepemimpinan dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Banjar," ujarnya.
Selain Irwan Jaya, pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Normalina dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan yang membawakan materi public speaking, komunikasi kepemimpinan, dan personal branding.
Materi lainnya disampaikan Muhari tentang wawasan kebangsaan, Wahyudi Rifani mengenai manajemen organisasi modern, serta Muhammad Toriqul Arif yang mengulas kepemimpinan berbasis pengabdian melalui aksi sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap lahir kader-kader organisasi kepemudaan yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah sekaligus membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Sumber: MC Kabupaten Banjar

