DPRD Banjarbaru Tetapkan AKD Baru, Gusti Rizky Pimpin Komisi III

SOSOK: Mantan Ketua DPRD Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera yang kini memimpin Komisi III - Foto Dok M Faidurrahman 

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - DPRD Kota Banjarbaru menetapkan susunan baru Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam rapat paripurna, Selasa (7/7/2026). Dalam perubahan tersebut, mantan Ketua DPRD Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera dipercaya memimpin Komisi III yang membidangi infrastruktur dan pembangunan.

Penetapan AKD baru menjadi langkah penting agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD dapat berjalan lebih optimal sekaligus mempercepat pembahasan program prioritas daerah bersama Pemerintah Kota Banjarbaru.

Pengumuman susunan AKD disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjarbaru di Ruang Graha Paripurna DPRD Banjarbaru.

Selain menjabat Ketua Komisi III, Gusti Rizky juga masuk dalam Badan Musyawarah (Bamus) serta dipercaya sebagai Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) III.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru Muhammad Syahrial secara otomatis memimpin Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Syahrial mengatakan, penetapan pimpinan komisi telah melalui mekanisme pembahasan di internal masing-masing komisi.

"Terkait AKD, pembahasan di internal komisi sudah dilakukan dan Alhamdulillah Pak Gusti Rizky terpilih menjadi Ketua Komisi III. Harapannya Komisi III tetap solid untuk pengawasan infrastruktur yang ada di Kota Banjarbaru," ujarnya.

 

Dengan terbentuknya susunan AKD yang baru, DPRD Banjarbaru diharapkan dapat segera melanjutkan pembahasan berbagai agenda strategis bersama Pemerintah Kota Banjarbaru, termasuk pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Di sisi lain, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan pemerintah akan memprioritaskan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur.

"Untuk prioritas, tentunya kita menampung semua aspirasi masyarakat karena masih banyak keluhan. Kita harus memberikan dampak langsung ke masyarakat, mungkin untuk perbaikan jalan yang menjadi prioritas pembinaan infrastruktur," katanya.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkot Banjarbaru juga menyoroti kebutuhan sarana pendidikan seiring meningkatnya jumlah penduduk. Pemerintah berencana berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah guna mengusulkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) agar daya tampung sekolah di Banjarbaru dapat ditingkatkan.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama