![]() |
| RUSAK: Ruas jalan di kawasan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, mengalami amblas sepanjang lebih dari 50 meter - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Ruas Jalan Veteran di kawasan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, amblas sepanjang lebih dari 50 meter pada Rabu (15/7/2026). Peristiwa ini mengganggu arus lalu lintas, memaksa petugas menutup akses bagi kendaraan roda empat, sekaligus berdampak pada jaringan pipa air bersih di sekitar lokasi.
Meski sempat terjadi kebocoran pada jaringan distribusi, PT Air Minum (PTAM) Bandarmasih memastikan layanan air bersih kepada pelanggan telah kembali normal setelah dilakukan perbaikan.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banjarmasin, Akhdiat Yosida, mengatakan retakan jalan memiliki panjang sekitar 50 meter dengan kedalaman mencapai 1 hingga 1,5 meter.
"Untuk sementara ini petugas mengosongkan aktivitas di area amblas," ujarnya.
Warga setempat, Nurdiansyah, mengungkapkan jalan mulai amblas sekitar pukul 03.00 Wita. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena kondisi jalan masih sepi saat kejadian.
Kerusakan tersebut menyebabkan badan jalan turun sekitar 80 hingga 150 sentimeter. Sejak pagi, arus lalu lintas di kawasan itu mengalami kemacetan, terutama saat masyarakat berangkat bekerja dan mengantar anak ke sekolah.
![]() |
| PADAT: Imbas amblasnya rusa jalan di kawasan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin, lalu lintas mengalami kemacetan - Foto Dok Istimewa |
Warga lainnya, M. Ilham, menilai kondisi jalan yang berada di tepian Sungai Martapura tanpa dinding penahan atau siring menjadi salah satu faktor yang membuat badan jalan rentan mengalami abrasi. Selain itu, kendaraan bertonase besar yang kerap melintas juga diduga mempercepat kerusakan.
Petugas Satlantas Polresta Banjarmasin bersama Dinas Perhubungan langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi. Kendaraan bertonase besar dan roda empat dialihkan ke jalur alternatif, sedangkan kendaraan roda dua diberlakukan sistem buka tutup.
"Kami menerapkan sistem buka tutup untuk roda dua karena jalan amblas sampai ke tengah. Kalau semakin parah, kami akan melakukan rekayasa lalu lintas," kata Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin, Iptu Laksmi.
Di sisi lain, amblasnya badan jalan turut memengaruhi jaringan pipa sambungan rumah milik pelanggan PTAM Bandarmasih.
Direktur Utama PTAM Bandarmasih, Zulbadi, bersama jajaran manajemen turun langsung meninjau lokasi guna memastikan penanganan berlangsung cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Direktur Operasional PTAM Bandarmasih, Irwan Firmana, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan pipa jaringan primer tidak mengalami kerusakan.
"Tim kami sudah langsung ke lapangan dan setelah diperiksa, alhamdulillah tidak ada pipa jaringan primer atau pipa besar yang bocor," ujarnya.
Menurut Irwan, kebocoran hanya terjadi pada pipa sambungan rumah (SR) berdiameter tiga perempat inci akibat pergeseran tanah saat badan jalan amblas.
"Yang ditemukan bocor adalah pipa-pipa SR. Air sempat keluar karena pipanya tertindih dan tertarik oleh pergeseran tanah akibat abrasi jalan tersebut," jelasnya.
Tim Reaksi Darurat (TRD) PTAM Bandarmasih kemudian melakukan penutupan sementara titik kebocoran sebelum memperbaiki jaringan yang terdampak.
"Karena yang terdampak hanya pipa SR, penanganannya relatif cepat. Saat ini semuanya sudah lancar kembali," tutur Irwan.
Sementara itu, BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin masih melakukan identifikasi penyebab amblasnya badan jalan sekaligus menyiapkan langkah penanganan lanjutan agar kerusakan tidak semakin meluas dan akses masyarakat dapat segera dipulihkan.
Penulis: M Faidurrahman

