Muhidin Resmi Pimpin Mabida Pramuka Kalsel, Soroti Budaya dan Narkoba

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso melantik Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan periode 2026–2030 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin.
PENYEMATAN: Gubernur Muhidin resmi dilantik menjadi Mabida Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan periode 2026–2030 - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan periode 2026–2030. Dalam kepemimpinannya, Muhidin menegaskan komitmen memperkuat peran Pramuka dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mengedukasi generasi muda agar menjauhi narkoba.

Pelantikan dilakukan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Budi Waseso, di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu (25/7/2026).

Usai dilantik, Muhidin melantik Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan periode 2026–2030. Selanjutnya, Ketua Kwarda melantik jajaran Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Dalam arahannya, Muhidin meminta Gerakan Pramuka tidak hanya fokus pada pembinaan karakter, tetapi juga menjadi wadah pelestarian seni dan budaya daerah.

"Jangan hanya kita di Pramuka, kita juga bisa mengangkat budaya-budaya Kalimantan Selatan. Jadi, kita tampilkan budaya-budaya kita agar jangan sampai budaya kita ditinggalkan," ujar Muhidin.


Selain itu, ia menilai Gerakan Pramuka juga memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda melalui kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Tadi kita bekerja sama dengan BNN dalam upaya pencegahan narkoba. Mudah-mudahan Pramuka bisa mempelopori gerakan untuk menjauhi narkoba," katanya.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso mengatakan pelantikan kepengurusan baru merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan.

Menurutnya, seluruh kepengurusan Pramuka di daerah harus segera terbentuk agar siap menghadapi agenda nasional, yakni Hari Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026 dan Jambore Nasional XII yang dijadwalkan dibuka pada 13 Agustus 2026 di Jakarta Timur.

"Pelantikan ini berlandaskan hasil Musyawarah Daerah Kalsel yang sebelumnya telah sukses memilih jajaran pengurus baru. Berdasarkan hasil tersebut, posisi Ketua Kwarda Kalsel dipercayakan kepada figur yang terpilih secara demokratis melalui forum Musda," tutup Budi Waseso.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama