![]() |
| SOSOK: Bupati Kabupaten Banjar H. Saidi Mansyur - Foto Dok Istimewa |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL - Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak pemadaman listrik yang belakangan kerap terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya dengan memperketat pengawasan melalui Satpol PP dan melibatkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di desa-desa.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Mingguan yang dipimpin Bupati Banjar H. Saidi Mansyur di Aula Barakat, Kantor Bupati Banjar, Martapura, Senin (27/7/2026).
Rakor dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H. Yudi Andrea, staf ahli bupati, para asisten, serta seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dalam rapat tersebut, salah satu agenda utama yang menjadi perhatian ialah upaya pemerintah daerah menghadapi dampak pemadaman listrik yang beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.
Bupati Banjar H. Saidi Mansyur meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan pengawasan, terutama di fasilitas pemerintah dan pusat-pusat keramaian ketika terjadi pemadaman listrik.
Menurutnya, kondisi gelap akibat padamnya aliran listrik berpotensi memicu gangguan keamanan maupun musibah lainnya sehingga perlu diantisipasi melalui pengamanan yang lebih intensif.
"Satpol PP bisa berkoordinasi dengan desa, mengerahkan personel atau tenaga Satpol PP untuk terus mengawal ketertiban masyarakat," ujar Saidi.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Banjar Yuana Karta Abidin mengatakan pihaknya akan mengerahkan personel Satpol PP sekaligus melibatkan Satlinmas di desa-desa.
Menurut Yuana, keberadaan Satlinmas akan dioptimalkan melalui kegiatan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) maupun Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama pemadaman listrik berlangsung.
Selain membahas dampak pemadaman listrik, Rakor juga mengevaluasi perkembangan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kekeringan yang tengah dihadapi Kabupaten Banjar.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berkoordinasi dengan pemerintah desa agar melaksanakan pembacaan Burdah secara keliling sebagai ikhtiar bersama dalam menghadapi kekeringan yang terjadi di daerah.
Sumber: MC Kabupaten Banjar
