Banjarbaru Hadirkan BAPINTAR untuk Pantau Isu Publik

PAPARAN: Kepala Seksi Komunikasi dan Kelembagaan Diskominfo Kota Banjarbaru, Denni Herriadi, S.Kom, menyampaikan tentang BAPINTAR - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Pemerintah Kota Banjarbaru terus mempercepat transformasi digital dengan menghadirkan BAPINTAR (Banjarbaru Pemetaan Informasi dan Analisis Opini Terintegrasi), sebuah sistem cerdas yang mampu memantau pemberitaan media, percakapan di media sosial, sentimen publik, hingga pengaduan masyarakat dalam satu dashboard terintegrasi.

Inovasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru tersebut menjadi terobosan baru dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data. Melalui BAPINTAR, pimpinan daerah dapat mengetahui perkembangan isu strategis secara real time, sehingga respons pemerintah terhadap persoalan masyarakat menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur.

BAPINTAR merupakan implementasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang digagas Kepala Seksi Komunikasi dan Kelembagaan Diskominfo Kota Banjarbaru, Denni Herriadi, S.Kom. Inovasi ini lahir dari kebutuhan akan sistem yang mampu mengintegrasikan berbagai sumber informasi ke dalam satu platform sehingga proses analisis tidak lagi dilakukan secara manual.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menyambut baik hadirnya inovasi tersebut. Menurutnya, kecepatan memperoleh informasi yang valid menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang adaptif terhadap dinamika masyarakat.

"Informasi yang tersaji secara cepat dan terintegrasi sangat membantu dalam penyusunan kebijakan serta pengambilan keputusan yang lebih tepat dan responsif," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Banjarbaru, Muhammad Agus Adrian, mengatakan BAPINTAR merupakan bagian dari penguatan transformasi digital yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Banjarbaru.

TANGKAPAN LAYAR: Tampilan BAPINTAR - Foto Dok Istimewa

Menurutnya, dashboard terpadu tersebut akan membantu pimpinan memantau perkembangan opini publik tanpa harus menghimpun informasi dari berbagai platform secara terpisah.

"Monitoring media dan analisis opini publik kini dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan menjadi dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan," katanya.

BAPINTAR menghadirkan beragam fitur analisis, mulai dari Dashboard Monitoring, analisis sentimen pemberitaan, tren isu, Top 5 Keyword, hingga Peta Sebaran Keluhan per Kecamatan yang menampilkan lokasi pengaduan masyarakat secara visual.

Sistem ini juga telah terintegrasi dengan SP4N LAPOR!, data perangkat daerah melalui Master SKPD, serta monitoring media massa dan media sosial. Integrasi tersebut memungkinkan koordinasi antarperangkat daerah berlangsung lebih cepat ketika muncul persoalan yang membutuhkan penanganan segera.

Tak hanya berfungsi sebagai alat pemantau informasi, BAPINTAR juga menjadi instrumen early warning system bagi pemerintah daerah. Melalui analisis sentimen dan tren percakapan publik, potensi persoalan dapat dideteksi lebih awal sehingga langkah antisipasi maupun strategi komunikasi pemerintah dapat disiapkan sebelum isu berkembang lebih luas.

Pengembangan BAPINTAR telah dipresentasikan oleh Denni Herriadi bersama Tim Efektif kepada Kepala Diskominfo dan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru sebagai bagian dari penyempurnaan implementasi aksi perubahan.

Hadirnya BAPINTAR menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam membangun pemerintahan digital yang tidak hanya cepat memberikan layanan, tetapi juga mampu membaca aspirasi masyarakat melalui data yang akurat. Inovasi ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya kebijakan publik yang lebih responsif, transparan, dan sesuai kebutuhan warga.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama