Dinkes Banjarbaru Sasar Juru Parkir untuk Perkuat Pengawasan Peredaran Narkoba

KOMPAK: Sosialisasi P4GN oleh Dinkes Banjarbaru dengan melibatkan juru parkir dan petugas jaga malam puskesmas - Foto Dok Istimewa

HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru menggandeng juru parkir dan petugas jaga malam puskesmas untuk memperkuat pengawasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kedua kelompok tersebut dipilih karena dinilai memiliki posisi strategis di lingkungan kerja masing-masing sehingga dapat berperan dalam meningkatkan kewaspadaan dan mendeteksi dini ancaman penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi P4GN digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Selasa (7/7/2026). Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Banjarbaru, dr. Siti Ningsih, M.Kes, yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, dr. Siti Ningsih menegaskan bahwa sosialisasi P4GN akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat.

"Kegiatan ini akan terus kami lakukan dengan memperluas target audiens, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang terpapar informasi mengenai bahaya narkoba. Kita harus sadar bahwa narkoba adalah ancaman nyata. Mempelajari dan mengetahui seluk-beluknya adalah langkah awal agar kita bisa menghindarinya," ujarnya.

 

Materi sosialisasi disampaikan oleh perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), Dr. Arif. Ia memaparkan pentingnya upaya P4GN sekaligus mengulas sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika yang pernah ditangani BNN sebagai gambaran nyata ancaman yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai bahaya prekursor narkoba, yakni zat kimia yang kerap disalahgunakan dalam proses pembuatan narkotika ilegal.

Menurut Dr. Arif, pemahaman tersebut penting dimiliki oleh masyarakat yang bertugas di lapangan karena mereka berpotensi menjadi pihak pertama yang melihat gejala atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

"Jangan sampai masa depan kita rusak karena narkoba. Pemahaman mengenai bahaya narkoba dan prekursornya sangat penting bagi Bapak dan Ibu yang bertugas di lapangan. Jadilah mata dan telinga bagi lingkungan sekitar untuk mendeteksi dini ancaman ini," tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Banjarbaru berharap juru parkir dan petugas jaga malam puskesmas tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membantu memperkuat kewaspadaan masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Banjarbaru.

Penulis: M Faidurrahman 

Lebih baru Lebih lama