| SOSOK: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby - Foto Dok Istimewa |
HABARMERDEKA.COM, KALSEL - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 90 pejabat struktural. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan sekaligus mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Pelantikan yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Selasa (4/8/2026). Sebanyak 90 pejabat yang dilantik terdiri atas 7 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 17 Administrator, dan 66 Pengawas.
Dalam sambutannya, Lisa menegaskan rotasi jabatan bukan sekadar mengisi kekosongan posisi, melainkan bagian dari strategi memperkuat tata kelola pemerintahan agar lebih adaptif terhadap tantangan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
"Pelantikan ini bukan sekadar mengisi jabatan yang kosong, tetapi langkah strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan optimal melalui penempatan aparatur yang tepat pada posisi yang tepat," ujarnya.
Menurut Lisa, seluruh proses mutasi dan promosi telah melalui mekanisme yang objektif berdasarkan sistem merit dan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN), serta mendapat rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ia menilai sistem tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja.
"Kepercayaan ini harus dijawab dengan dedikasi, integritas, kompetensi, serta kinerja terbaik demi memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat," katanya.
Wali Kota juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di masing-masing perangkat daerah. Kolaborasi, inovasi, dan budaya kerja yang produktif dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian program prioritas pembangunan Kota Banjarbaru.
Selain itu, para pejabat diminta tidak menjadikan jabatan sebagai simbol kekuasaan, melainkan sebagai amanah untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui pelayanan publik yang cepat, efektif, dan akuntabel.
"Jadikan jabatan ini sebagai ruang untuk berkarya, berinovasi, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Bangun kerja sama yang solid agar pelayanan publik terus meningkat," pesan Lisa.
Adapun tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Dra. Sri Lailana sebagai Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah, H. Marhain Rahman sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Ir. Abdussamad sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan, Muhammad Mirhansyah sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kanafi sebagai Kepala DPMPTSP, serta Drs. Bambang Supriyatno sebagai Asisten Administrasi Umum.
Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sehingga akselerasi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan berkelanjutan.
Penulis: M Faidurrahman